Kembali ke Beranda

Kalkulator Margin vs. Markup Keuntungan

Bandingkan persentase keuntungan Anda dari sudut pandang Margin (berdasarkan omzet penjualan) maupun Markup (berdasarkan modal modal/HPP) agar tidak keliru saat memberi diskon kepada pelanggan.

Kalkulator Selisih Margin vs. Markup

Data Terkoneksi Aktif

Pahami perbedaan mendasar agar Anda tidak salah menetapkan strategi diskon dan harga

Data Terhubung dari Langkah 1 & 2:
Setelan Baju & Celana Anak (Setelan)

• Modal HPP: Rp20.295 (otomatis dari Langkah 1)
• Harga Jual: Rp39.000 (otomatis dari Langkah 2/3)

Rp
Rp
Kapan Menggunakan Margin dan Markup?

• Margin: Wajib digunakan saat berurusan dengan platform marketplace (karena komisi Shopee/TikTok memotong dari Harga Jual, bukan dari modal).

• Markup: Digunakan di dapur produksi untuk menetapkan target harga dari modal yang dikeluarkan (*cost-plus pricing*).

Baca panduan lengkap perbedaan margin vs markup
Margin Laba
48.0%

Bagian laba dari Harga Jual

Markup Modal
92.2%

Kenaikan harga di atas Modal

Laba Bersih Nominal:
Rp18.705
Rumus Margin:Rp18.705 ÷ Rp39.000
Rumus Markup:Rp18.705 ÷ Rp20.295

Memahami Perbedaan Margin vs Markup

Banyak pebisnis menganggap margin dan markup adalah hal yang sama. Faktanya, basis pembaginya berbeda:

Margin (Profit Margin)

Margin (%) = (Laba ÷ Harga Jual) × 100%

Menunjukkan berapa porsi uang yang masuk dari penjualan yang benar-benar menjadi keuntungan bersih Anda.

Markup

Markup (%) = (Laba ÷ Modal HPP) × 100%

Menunjukkan berapa persen Anda menaikkan harga produk di atas modal yang Anda keluarkan.